Prestasi Usman bin Affan
Utsman bin Affan terpilih sebagai Khalifah pengganti Umar
bin Khattab. Khalifah Usman bin Affan
dipilih di usia 70 tahun. Beliau menjadi Khalifah selama 12 tahun. Selama itu
prestasi yang dicapai Utsman bin Affan :
1.
Kodifikasi Mushaf Al-Qur’an
Pada masa
pemerintahan Khalifah Utsman bin Affan, wilayah Islam sudah sangat luas. Hal
ini menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya perbedaan pembelajaran al-Qur’an
di beberapa pelosok wilayah . Perbedaan itu meliputi susunan surahnya
atau lafal (dialeknya). pihak menganggap cara membaca Al-Qur’an yang dilakukan
adalah paling baik.
Salah seorang sahabat
bernama Huzaifah bin Yaman melihat perselisihan antara tentara Islam ketika menaklukkan
Armenia dan Azerbeijan. Masing- masing pihak menganggap cara membaca Al-Qur’an
yang dilakukan adalah yang paling baik.
Perselisihan tersebut
dilaporkan oleh Huzaifah bin Yaman kepada Khalifah Utsman bin Affan. selanjutnya
Khalifah Utsman bin Affan membentuk sebuah panitia penyusunan Al-Qur’an. Panitia
ini di ketuai oleh Zaid bin Tsabit anggotanya Abdullah bin Zubair dan
Abdurrahman bin Haris. Tugas yang dilaksanakan adalah menyalin ulang ayat-ayat
Al-Qur’an dalam sebuah buku yang disebut mushaf.
Salinan kumpulan Al-Qur’an
itu disebut mushaf oleh panitia Mushaf diperbanyak sejumlah empat buah.
Salah. Salah satunya tetap berada di
Madinah , sedangkan empat lainya dikirim ke Madinah, Suriah, Basrah, dan Kuffah
. Semua naskah Al-Qur’an yang dikirim ke daerah-daerah itu dijadikan pedoman
dalam penyalinan berikutnya di daerah masing-masing. Naskah yang ditinggal di
Madinah disebut Mushaf Al-Imam atau Mushaf Usmani.
2.
Renovasi Masjid Nabawi
Masjid Nabawi adalah
masjid yang pertama kali didirikan oleh Nabi Muhammad Saw. pada saat pertama kali tiba di Madinah dari perjalanan
hijrahnya. Masjid ini pada mulanya hanya kecil dan masih sangat sederhana .
Dengan semakin banyaknya jumlah umat Islam, maka Khalifah Umar bin Khattab
mulai memperluas masjid ini. Masjid Nabawi telah mulai dibangun sejak masa
Khalifah Umar bin Khattab yang kemudian dilanjutkan merenovasinya dan diperluas
oleh Khalifah Utsman bin Affan. Selain diperluas, masjid Nabawi juga dibangun
dengan bentuk dan coraknya yang lebih indah.
3.
Pembentukan Angkatan Laut
Pada masa Khalifah Usman bin Affan,
wilayah Islam sudah mencapaiAfrika, Siprus, hingga konstantinopel. Muawiyah
saat itu menjabat gubernur Suriah mengusulkan dibentuknya angkatan laut. Usul
itu disambut dengan baik oleh Khalifah Usman bin Affan.
4.
Perluasan Wilayah Islam
Serangkaian penaklukan bangsa Arab
dimotivasi oleh semangat keagamaan untuk menjadikan dunia memeluk dan mengakui
Islam. Pada masa pemerintahan Khalifah Usman bin Affan wilayah Islam semakin
meluas.Wilayah perluasan di masa Khalifah Utsman bin Affan :
·
Perluasan ke Khurasan dibawah pimpinan Sa’ad bin
Ash dan Huzaifah bin Yaman
·
Perluasan ke Armenia yang dipimpin Salam Rabiah Al
Bahly.
·
Afrika Utara (Tunisia) Abdullah bin Sa’ad bin Abi
Sa’ad bin Abi Sarah.
·
Penaklukan Ray dan Azerbeijan yang dipimpin Walid
bin Uqbah
Prestasi Ali bin Abi Thalib
Sepeninggal Khalifah Usman
bin Affan dalam kondisi yang masih kacau , kaum muslimin meminta Ali bin Abi
Thalib untuk menjadi Khalifah Akan
tetapi ada bebarapa tokoh yang menolak usulan tersebut. Khalifah Ali bin Abi
Thalib melaksanakan langkah-langkah yang dapat dianggap sebagai prestasi yang
telah dicapai .
1.
Mengganti Pejabat yang Kurang Cakap.
Khalifah Ali bin Abi Thalib menginginkan
sebuah pemerintahan yang efektif dan efisien. Oleh karena itu, beliau kemudian
mengganti pejabat-pejabat yang kurang cakap dalam bekerja. Akan tetapi,
pejabat-pejabat tersebut ternyata banyak yang berasal dari keluarga Khalifah
Usman bin Affan ( Bani Umayyah ). Akibatnya, makin banyak kalangan Bani Umayyah
yang tidak menyukai Khalifah Ali bin Abi
Thalib.
Adapun gubernur baru yang diangkat
Khalifah Ali bin Abi Thalib antara lain:
a. Sahl bin Hanif sebagai gubernur Syiria.
b. Utsman bin Hanif sebagai gubernur Basrah.
c. Qays bin Sa’ad sebagai gubernur Mesir.
d. Umrah bin Syihab sebagai gubernur
Kuffah.
e. Ubaidaillah bin Abbas sebagai gubernur Yaman.
2.
Membenahi Keuangan Negara ( Baitul Mal ).
Pada Masa Khalifah Utsman bin Affan,
banyak kerabatnya yang diberi fasilitas negara. Khalifah Ali bin Abi Thalib
memiliki tanggung jawab untuk membereskan permasalahan tersebut. Beliau menyita
harta para pejabat tersebut yang diperoleh secara tidak benar. Harta tersebut kemudian disimpan di
Baitul Mal dan digunakan untuk kesejahteraan rakyat. Kebijakan tersebut
mendapat tantangan dan perlawanan dari matan penguasan dan kerabat Utsman bin
Affan. Mereka menghasut para Sahabat yang lain untuk menentang kebijakan Ali
bin Abi Thalib. Dan melakukan perlawanan terhadap Khalifah Ali bin Abi Thalib.
Akibatnya terjadi peperangan seperti perang Jamal dan prang Shiffin.
3.
Memajukan Bidang Ilmu Bahasa.
Pada saat Khalifah Ali bin Abi Thalib
memegang pemerintahan, wilayah Islam sudah mencapai India. Pada saat itu,
penulisan huruf hijaiyah belum dilengkapi dengan tanda baca, seperti kasrah,
fattah, dhammah dan syaddah. hal itu menyebabkan banyaknya kesalahan bacaan
teks Al-Qur’an dan hadis di daerah yang jauh dari Jazirah Arab.
Untuk menghindari kesalahan fatal dalam
bacaan Al-Qur’an dan Hadis. Khalifah Ali bin Abi Thalib memerintahkan Abu Aswad
ad-Duali untuk mengembangkan pokok-pokok ilmu Nahwu, yaitu ilmu yang
mempelajarai tata bahasa Arab. Keberadaan ilmu Nahwu diharapkan dapat membantu
orang-orang non Arab dalam mempelajari sumber utama ajaran Islam, yaitu
al-Qur’an dan Hadis.
4.
Bidang Pembangunan
Khalifah Ali bin Abi Thalib membangun kota
Kuffah secara khusus. Pada awalnya kota Kuffah disiapkan sebagai pusat
pertahanan oleh Mu’awiyah bin Abi Sufyan. Akan tetapi Kota Kuffah kemudian berkembang menjadi pusat ilmu Tafsir, ilmu Hadis, ilmu
Nahwu dan ilmu pengetahuan lainya. Setelah mengamati prestasi keempat Khalifah,
terdapat persamaan prestasi pada penyebaran daerah Islam. Hal ini disebabkan
oleh beberapa faktor antara lain:
a.
Islam mengajarkan semua sendi kehidupan, baik
agama, sosial, politik, ekonomi, dan budaya.
b.
Kewajiban dakwah bagi pemeluknya merupakan
pendorong utama bagi para Sahabat untuk menyebarkan Islam
c.
Byzantium dan Persia mulai melemah membuat Islam
bisa berkembang dengan cepat
d. Kebebasan beragama bagi masyarakat di Byzantium
membuka peluang untuk mengajarkan agama Islma
e. Penyebaran Islam dilakukan secara simpatik dengan
penuh kedamaian. Kekerasan diperlukan dalam kondisi yang tidak ada pilihan.
f.
Bangsa Arab lebih dekat dengan bangsa-bangsa
Jazirah
g. Mesir, Syiria, dan Irak merupakan daerah kaya yang
ingin membebaskan diri dari penjajahan Romawi dan Persia. Sekaligus menjadi
penyokong dana dalam menyebarkan Islam
TUGAS (silahkan
dikerjakan setelah membaca meteri diatas!) :
1.
Sebutkan prestasi
khalifah utsman bin affan !
2.
Sebutkan prestasi
khalifah ali bin abi thalib !
3.
Tuliskan wilayah
perluasan di masa khalifah utsman bin affan !
4.
Tuliskan alasan
mengapa kalangan Bani Umayyah tidak menyukai Khalifah Ali bin Abi Thalib pada
masa pemerintahannya ?
5.
Apa yang
dilakukan Khalifah Ali bin Abi thalib untuk menghindari kesalahan fatal dalam
bacaan Al-Qur’an dan Hadits ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar