Minggu, 26 April 2020

PRESTASI KHULAFAURROSIDIN




Prestasi Usman bin Affan
Utsman bin Affan terpilih sebagai Khalifah pengganti Umar bin Khattab.  Khalifah Usman bin Affan dipilih di usia 70 tahun. Beliau menjadi Khalifah selama 12 tahun. Selama itu prestasi yang dicapai Utsman bin Affan : 
1.       Kodifikasi Mushaf Al-Qur’an
 Pada masa pemerintahan Khalifah Utsman bin Affan, wilayah Islam sudah sangat luas. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya perbedaan pembelajaran al-Qur’an di beberapa pelosok wilayah . Perbedaan itu meliputi susunan surahnya atau lafal (dialeknya). pihak menganggap cara membaca Al-Qur’an yang dilakukan adalah paling baik.
Salah seorang sahabat bernama Huzaifah bin Yaman melihat perselisihan antara tentara Islam ketika menaklukkan Armenia dan Azerbeijan. Masing- masing pihak menganggap cara membaca Al-Qur’an yang dilakukan adalah yang paling baik.
Perselisihan tersebut dilaporkan oleh Huzaifah bin Yaman kepada Khalifah Utsman bin Affan. selanjutnya Khalifah Utsman bin Affan membentuk sebuah panitia penyusunan Al-Qur’an. Panitia ini di ketuai oleh Zaid bin Tsabit anggotanya Abdullah bin Zubair dan Abdurrahman bin Haris. Tugas yang dilaksanakan adalah menyalin ulang ayat-ayat Al-Qur’an dalam sebuah buku yang disebut mushaf.
Salinan kumpulan Al-Qur’an itu disebut mushaf oleh panitia Mushaf diperbanyak sejumlah empat buah. Salah.  Salah satunya tetap berada di Madinah , sedangkan empat lainya dikirim ke Madinah, Suriah, Basrah, dan Kuffah . Semua naskah Al-Qur’an yang dikirim ke daerah-daerah itu dijadikan pedoman dalam penyalinan berikutnya di daerah masing-masing. Naskah yang ditinggal di Madinah disebut Mushaf Al-Imam atau Mushaf Usmani.
2.       Renovasi Masjid Nabawi
Masjid Nabawi adalah masjid yang pertama kali didirikan oleh Nabi Muhammad Saw. pada saat pertama kali tiba di Madinah dari perjalanan hijrahnya. Masjid ini pada mulanya hanya kecil dan masih sangat sederhana . Dengan semakin banyaknya jumlah umat Islam, maka Khalifah Umar bin Khattab mulai memperluas masjid ini. Masjid Nabawi telah mulai dibangun sejak masa Khalifah Umar bin Khattab yang kemudian dilanjutkan merenovasinya dan diperluas oleh Khalifah Utsman bin Affan. Selain diperluas, masjid Nabawi juga dibangun dengan bentuk dan coraknya yang lebih indah.
3.       Pembentukan Angkatan Laut
Pada masa Khalifah Usman bin Affan, wilayah Islam sudah mencapaiAfrika, Siprus, hingga konstantinopel. Muawiyah saat itu menjabat gubernur Suriah mengusulkan dibentuknya angkatan laut. Usul itu disambut dengan baik oleh Khalifah Usman bin Affan.
4.       Perluasan Wilayah Islam
Serangkaian penaklukan bangsa Arab dimotivasi oleh semangat keagamaan untuk menjadikan dunia memeluk dan mengakui Islam. Pada masa pemerintahan Khalifah Usman bin Affan wilayah Islam semakin meluas.Wilayah perluasan di masa Khalifah Utsman bin Affan :
·         Perluasan ke Khurasan dibawah pimpinan Sa’ad bin Ash dan Huzaifah bin Yaman
·         Perluasan ke Armenia yang dipimpin Salam Rabiah Al Bahly.
·         Afrika Utara (Tunisia) Abdullah bin Sa’ad bin Abi Sa’ad bin Abi Sarah.
·         Penaklukan Ray dan Azerbeijan yang dipimpin Walid bin Uqbah
Prestasi Ali bin Abi Thalib
Sepeninggal Khalifah Usman bin Affan dalam kondisi yang masih kacau , kaum muslimin meminta Ali bin Abi Thalib untuk menjadi Khalifah  Akan tetapi ada bebarapa tokoh yang menolak usulan tersebut. Khalifah Ali bin Abi Thalib melaksanakan langkah-langkah yang dapat dianggap sebagai prestasi yang telah dicapai .
1.       Mengganti Pejabat yang Kurang Cakap.
Khalifah Ali bin Abi Thalib menginginkan sebuah pemerintahan yang efektif dan efisien. Oleh karena itu, beliau kemudian mengganti pejabat-pejabat yang kurang cakap dalam bekerja. Akan tetapi, pejabat-pejabat tersebut ternyata banyak yang berasal dari keluarga Khalifah Usman bin Affan ( Bani Umayyah ). Akibatnya, makin banyak kalangan Bani Umayyah yang tidak  menyukai Khalifah Ali bin Abi Thalib.
Adapun gubernur baru yang diangkat Khalifah Ali bin Abi Thalib antara lain:
a. Sahl bin Hanif sebagai gubernur Syiria.
b. Utsman bin Hanif sebagai gubernur Basrah.
c. Qays bin Sa’ad sebagai gubernur Mesir.
d. Umrah bin Syihab sebagai gubernur Kuffah.
e. Ubaidaillah bin Abbas sebagai gubernur Yaman.
2.       Membenahi Keuangan Negara ( Baitul Mal ).
Pada Masa Khalifah Utsman bin Affan, banyak kerabatnya yang diberi fasilitas negara. Khalifah Ali bin Abi Thalib memiliki tanggung jawab untuk membereskan permasalahan tersebut. Beliau menyita harta para pejabat tersebut yang diperoleh secara tidak  benar. Harta tersebut kemudian disimpan di Baitul Mal dan digunakan untuk kesejahteraan rakyat. Kebijakan tersebut mendapat tantangan dan perlawanan dari matan penguasan dan kerabat Utsman bin Affan. Mereka menghasut para Sahabat yang lain untuk menentang kebijakan Ali bin Abi Thalib. Dan melakukan perlawanan terhadap Khalifah Ali bin Abi Thalib. Akibatnya terjadi peperangan seperti perang Jamal dan prang Shiffin.
3.       Memajukan Bidang Ilmu Bahasa.
Pada saat Khalifah Ali bin Abi Thalib memegang pemerintahan, wilayah Islam sudah mencapai India. Pada saat itu, penulisan huruf hijaiyah belum dilengkapi dengan tanda baca, seperti kasrah, fattah, dhammah dan syaddah. hal itu menyebabkan banyaknya kesalahan bacaan teks Al-Qur’an dan hadis di daerah yang jauh dari Jazirah Arab.
Untuk menghindari kesalahan fatal dalam bacaan Al-Qur’an dan Hadis. Khalifah Ali bin Abi Thalib memerintahkan Abu Aswad ad-Duali untuk mengembangkan pokok-pokok ilmu Nahwu, yaitu ilmu yang mempelajarai tata bahasa Arab. Keberadaan ilmu Nahwu diharapkan dapat membantu orang-orang non Arab dalam mempelajari sumber utama ajaran Islam, yaitu al-Qur’an dan Hadis.
4.       Bidang Pembangunan
 Khalifah Ali bin Abi Thalib membangun kota Kuffah secara khusus. Pada awalnya kota Kuffah disiapkan sebagai pusat pertahanan oleh Mu’awiyah bin Abi Sufyan. Akan tetapi  Kota Kuffah kemudian berkembang  menjadi pusat ilmu Tafsir, ilmu Hadis, ilmu Nahwu dan ilmu pengetahuan lainya. Setelah mengamati prestasi keempat Khalifah, terdapat persamaan prestasi pada penyebaran daerah Islam. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor antara lain:
a.       Islam mengajarkan semua sendi kehidupan, baik agama, sosial, politik, ekonomi, dan   budaya.
b.      Kewajiban dakwah bagi pemeluknya merupakan pendorong utama bagi para Sahabat   untuk menyebarkan Islam
c.       Byzantium dan Persia mulai melemah membuat Islam bisa berkembang dengan cepat
d.  Kebebasan beragama bagi masyarakat di Byzantium membuka peluang untuk   mengajarkan agama Islma
e.   Penyebaran Islam dilakukan secara simpatik dengan penuh kedamaian. Kekerasan diperlukan dalam kondisi yang tidak ada pilihan.
f.        Bangsa Arab lebih dekat dengan bangsa-bangsa Jazirah
g.   Mesir, Syiria, dan Irak merupakan daerah kaya yang ingin membebaskan diri dari penjajahan Romawi dan Persia. Sekaligus menjadi penyokong dana dalam menyebarkan Islam



TUGAS (silahkan dikerjakan setelah membaca meteri diatas!) :

1.      Sebutkan prestasi khalifah utsman bin affan !
2.      Sebutkan prestasi khalifah ali bin abi thalib !
3.      Tuliskan wilayah perluasan di masa khalifah utsman bin affan !
4.      Tuliskan alasan mengapa kalangan Bani Umayyah tidak menyukai Khalifah Ali bin Abi Thalib pada masa pemerintahannya ?
5.      Apa yang dilakukan Khalifah Ali bin Abi thalib untuk menghindari kesalahan fatal dalam bacaan Al-Qur’an dan Hadits ?

Minggu, 12 April 2020

PRESTASI KHULAFAURROSIDIN


Prestasi Khalifah Umar bin Khattab


Umar memangku jabatan Khalifah dengan wasiat dari Abu bakar. Dia mulai memangku Khalifah pada bulan Jumadil Akhir tahun 13 H. Selama menjalankan tanggung jawab sebagai Khalifah beberapa prestasi yang telah dicapai oleh Umar bin Khattab diantaranya sebagai berikut:

1.    Perluasan daerah Islam

Usaha perluasan daerah dan pengembangan Islam di Persia dan Syiria yang telah dilakukan pada masa  Khalifah Abu Bakar dan dilanjutkan kembali oleh Khalifah Umar Bin Khattab hingga selesai dan juga perluasan daerah da pengembangan Islam di Mesir. Pada zaman Khalifah Umar bin Khattab r.a gelombang ekspansi (perluasan dan kekuasaan) pertama terjadi di ibukota Syiria, Damaskus. Kota ini jatuh pada thun 635 M. Dan setahun kemudian setelah tentara Byzantium kalah di pertempuran Yarmuk, seluruh daerah Syiria jatuh di bawah kekuasaan Islam.

Dengan memakai Syiria sebagai basis, ekspansi diteruskan ke Mesir dibaawah pimpinan Amr bin Ash ra. dan ke Irak dipimpin oleh Saad bin Abi Waqqash ra. Iskandariyah/Alexandria, ibu kota Mesir saat itu ditaklukan tahun 641 M. Dengan demikian, Mesir jatuh ke bawah kekuasaan Islam. Al-Qadisiyah, sebuah kota dekat Hirah di Iraq, jatuh pada tahun 637 M. dari sana serangan dilanjutkan ke ibu kota Persia, al-Madain yang jatuh pada saat itu juga.

Pada tahun 641 M. Moshul dapat dikuasai. Dengan demikian, pada masa pada masa kepemimpinan Khalifah Umar bin Khattab r.a wilayah kekuasaan Islam sudah meliputi seluruh Jazirah Arabia, Palestina, Syiria dan sebagian wilayah Persia dan Mesir.

2.    Mengatur Administrasi dan Keuangan Pemerintahan

Karena perluasaan daerah terjadi sangat cepat, Umar ra. segera mengatur administrasi Negara dengan mencontoh administrasi yang sudah berkembang, terutama di Persia. Administrasi pemerintahan diatur menjadi delapan wilayah provinsi :Makkah, Madinah, Syiria, Jazirah Basrah, Kuffah, Palestina, dan Mesir.

Pada masa pemerintahanya Umar bin Khattab membentuk Baitul Mal dan Dewan Perang. Baitul Mal bertugas mengurusi keuangan negara. Dewan perang bertugas mencatat administrasi ketentaraan. Umar bin Khattab adalah Khalifah pertama kali yang memperkenalkan sistem penggajian bagi pegawai pemerintah.Ia juga memberikan santunan dari Baitul Mal kepada seluruh rakyatnya. Besarnya santunan di sesuaikan lamanya memeluk Islam. pada masa Khalifah Umar bin Khattab, kemakmuran dapat dinikmati rakyat dari seluruh pelosok negeri.

3.    Menetapkan Kalender Hijriah
Sebelum kalender Hijriah ditetapkan orang-orang pada saat itu menggunakan sistem kalender Masehi. Agar berbeda dengan kaum Nasrani Umar ibn Khattab mencetuskan kalender Hijriah, yang ditetapkan mulai pada saat Nabi Muhammad SAW. Hijrah dari Makkah ke Madinah. Hal itu disebabkan hijrah merupakan titik balik kemenangan Islam. Hijrah juga menandai dua priode dakwah Islam, yakni periode Makkah dan Madinah.

Sabtu, 04 April 2020

PRESTASI KHULAFAURROSIDIN


PRESTASI KHULAFAURROSIDIN

Amatilah gambar berikut, kemudian berikan tanggapanmu !





A.     Prestasi Khalifah Abu Bakar
Khalifah Abu Bakar ash Shidiq memimpin ummat Islam selama 2 tahun. Walaupun waktu yang singkat sebagai pengganti Nabi dalam kepemimpinan agama dan pemerintahan, Khalifah Abu Bakar melakukan beberapa kebijakan dalam rangka mengembangkan islam. Beberapa tindakan khalifah abu bakar, antara lain :
1.      Memerangi Kelompok Pembangkang
Ada sekelompok orang di Madinah menyatakan keluar dari Islam, mereka kembali memeluk agama dan tradisi lama, yaki menyembah berhala. Suku-suku tersebut menyatakan bahwa hanya emiliki perjanjian dengan Nabi Muhammad SAW, beberapa pemberontak antara lain :
·         Al-Aswad al-Ansi
Al-Aswad al Ansi memimpin pasukan suku badui di Yaman. Mereka berhasil merebut Najran dan San’a akan tetapi AL-Aswad al-Ansi terbunuh oleh saudara gubernur Yaman. Ketika Zubair bin Awwam datang di Yaman AL-Ansi telah terbunuh. Pasukan Islam berhasil menguasai Yaman
·         Musailamah Al-Kazab
Musailamah Al-Kazab mengaku dirinya sebagai Nabi. Ia didukung oleh Bani Hanifah di Yamamah. Ia mengawini Sajah yang mengaku sebaga Nabi di kalanga Kristen. Mereka berhasil menyusun pasukan dengan kekuatan 40.000 orang. Khalifah Abu Bakar ash Siddiq mengirimkan Ikrimah bin Abu Jahal dan Syurahbil bin Hasanah. Pada mulanya pasukan Islam terdesak. Akan tetapi, pasukan bantuan mereka datang dipimpin Khalid bin Walid. Pasukan Musailamah berhasil dikalahkan 10.000 orang kaum murtad mati terbunuh. Ribuan kaum muslimin gugur dalam perang ini, termasuk pengahafal Al-Qur’an. Perang ini dinamakan perang Yamamah dan merupakan yan paling besar diantara perang melawan kaum murtad lainnya.
·         Thulaihah bin Khualid al-Asad
Thulaihah menganggap dirinya sebagai Nabi. Pengikutnya berasal dari Bani Asad, Gatafan, dan Bani Amir. Abu Bakar ash Siddiq mengirimkan pasukan yang dipimpin oleh Khalid bin Walid. Pertempuran terjadi di dekt smur Buzakhah. Pasukan muslim berhasil mengalahkan mereka.
                   Ada beberapa sebab mereka murtad, antara lain :
  •  Iri dan dengki terhadap perkembangan kota Madinah
  •  Fanatisme rasa kesukua dan sifat patenalistik, yaitu tunduk secara membabi buta kepada pemimpinnya
  • Takut kedudukan menghilang karna Islam membawa perubahan di bidang politik, social, budaya dan agama
  • Banyak suku Arab masuk Islam karna pertimbangan politik
  • Mereka baru masuk islam dan belum menghayati Islam

2.      Kodifikasi Al-Qur’an
Ketika ummat Islam kehilangan lebih dai 70 orang penghafal Al-Qur’an, Umar khawatir akan kehilangan Al-Qur’an, lalu mengusulka kepada Abu Bakar agar ada usaha pengumpulan Al-Qur’an yang dijadikan satu mushaf. Usaha pengumpulan Al-Qur’an itu dipimpin oleh Zaid bin Tsabit.
Setelah selesai, Mushaf disimpan di rumah Abu Bakar, dan setelah Abu Bakar meninggal mushaf tersebut disimpan oleh Hafsah binti Umar, putri Umar bin Khattab dan salah seorang istri dari Rasulullah SAW.

3.      Perluasan Wilayah Islam
Kekaisaran Byzantium dijadikan kota damaskus, Syria sebagai pusat pemerintahan d wilayah Arab dan sekitarnya. Untuk menghadapi mereka Khalifah bu Bakar ash Siddiq mengirimkan beberapa pasukan yaitu :
Ø  Pasukan Yazid bin Abu Sufyan ke Damaskus
Ø  Pasukan Syurahbil bin Hasanah ke Yordania
Ø  Pasukan Abu Ubaidah bin Jarrah ke Hims.



sumber : Sejarah Kebudayaan Islam/Kementrian Agama,-Jakarta : Kementrian Agama 2014